Siluman Lele Raksasa

Beberapa waktu lalu, akibat hujan deras yang terus-menerut turun selam beberapa hari, sungai Endau yang mengalir di pinggiran kota Kuala Lumpur meluap. Luapan air menghanyutkan banyak rumah penduduk yang dibangun di tepiannya. Penduduk sekitar terpaksa mengungsi karena khawatir banjir kian besar, mengingat hujan tak juga kunjung reda.

Dalam suasana panik, tiba-tiba beberapa orang di antara warga dikejutkan oleh munculnya seekor ikan lele raksasa. Pada awal diketahui keberadaannya, lele yang diperkirakan memiliki panjang 4 meter itu nampak sedang berjuang melawan arus.

Ketakutan penduduk tak terbendung lagi saat menyaksikan sang ikan tersebut tiba-tiba menyerang dua ekor anjing yang terjebak banjir, kemudian menelannya.

Melihat peristiwa yang tak lajim ini, polisi dan relawan pun segera dihubungi. Para penduduk berharap, ikan raksasa itu segera ditangkap, karena dikhawatirkan akan memangsa manusia.

Menurut para ahli, lebar kepala lele itu hampir mencapai 100 Cm. Sedangkan sirip tajam yang terdapat pada kedua sisi tubuhnya, menyimpan racun yang mampu membunuh manusia yang menyentuh atau tersentuh olehnya.

“Menangkap ikan tersebut tidaklah mudah, apalagi dengan kondisi banjir bandang seperti itu. Ribuan orang keluar dari rumah menembus banjir, dan itu sangat mengkhawatirkan,” ujar seorang pejabat Kuala Lumpur.

Untuk menangkap sang ikan, dikerahkan ratusan petugas dan relawan. Mereka secara beramai-ramai turun ke air sambil membawa jaring besar. Tak hanya itu, tim pemburu juga melibatkan sejumlah penyelam profesional yang dilengkapi sarana penangkapan lainnya yang paling mutakhir.

Namun usaha penangkapan ikan itu ternyata bukan hal mudah. Untungnya, berkat kegigihan mereka yang tak kenal menyerah, setelah seminggu mencari-cari di sungai Endau, akhirnya sang ikan berhasil ditangkap.

“Harapan kami, semoga ikan jenis ini hanya ada satu di sungai Endau,” kata seorang relawan.

Dua orang penduduk mengangkatnya dari tepian sungai. Tetapi anehnya, lele tersebut keesokan harinya lenyap entah kemana. Tak seorang pun yang mengetahuinya. Karena kejadian ini, hingga sekarang penduduk yang mendiami tepian sungai itu mengkhawatirkan munculnya kembali si ikan langka, kemudian memangsa mereka.

“ Kami yakin sekali. Ikan lele raksasa itu masih hidup dan kini berada di sarangnya di dasar sungai Endau,” ujar salah seorang warga setempat.

“Ketika ikan itu menelan anjing satu demi satu, banyak di antara kami yang menyaksikannya. Sungguh mengerikan! Rasanya tak sulit bagi ikan tersebut untuk menelan manusia dewasa. Jadi masyarakat di sini jelas tidak akan bisa tenang, bila belum berhasil menangkapnya,” timpal seorang warga lainnya.

Siluman lele raksasa, ternyata pernah pula muncul di Prancis Selatan. Kabarnya, ikan itu sedikit lebih panjang disbanding yang ditemukan di sungai Endau. Adapun lebar kepalanya, konon mencapai hampir 1,25 meter.

Lele raksasa Prancis yang ditemukan penduduk setahun lebih dulu dari yang ditemukan di Kuala Lumpur itu, juga telah membuat geger masyarakat setempat. Usaha penangkapan pun segera dilakukan.

Karena dinilai langka, maka setelah berhasil ditangkap dari sarangnya kemudian dibawa ke suatu tempat dan diawetkan. Lalu, apakah yang terjadi?

Sungguh sangat mengherankan! Tepat satu bulan setelah diawetkan, lele itu lenyap dari tempatnya. Polisi setempat sempat menduga, ikan tersebut ada yang mencuri untuk dijual ke luar negeri.

Tetapi dugaan ini tidak didukung oleh fakta-fakta yang kuat. Walhasil, kejadian itu hingga sekarang masih merupakan sebuah misteri yang belum terpecahkan.

0 komentar:

Poskan Komentar